Jawaban yang benar adalah C. 2Cermati penjelasan berikut!Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Kesultanan ini didirikan sekitar abad ke-15 M oleh Raden Patah yang merupakan keturunan Raja Brawijaya V, raja terakhir dari kerajaan Majapahit. Lokasi ibu kota Demak, yang pada masaAliran Mahayana mengajarkan bahwa untuk mencapai nirwana , setiap orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat belas kasih. Soal No. 10). Jelaskan pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia! Jawaban: Bidang agama : Sebelum masuk pengaruh Indra, kepercayaannya bersifat aninisme dan dinanisme.
Sedangkan masalah yang ketiga, peneliti memberikan penjelasan lebih detail tentang materi Materi Menghargai Peninggalan Sejarah khususnya untuk pertanyaan yang sulit atau tidak mampu dijawab oleh kelompok dalam diskusi. Disamping itu untuk masalah yang ketiga ini penjelasannya dibantu oleh pengamat. 4.1.2 Deskripsi hasil siklus 1. 1. Perencanaan
Mengetahui hal ini, Kesultanan Demak tidak mau tinggal diam dan melakukan penyerangan. Pada masa kekuasaan Raden Patah, perlawanan rakyat Demak terhadap Portugis dipimpin oleh Pati Unus. Serangan yang dilakukan pada 1513 itu dilengkapi dengan kekuatan 100 kapal dan 5.000 pasukan dari Jawa, serta tambahan tentara dari Palembang, hingga jumlahnya menjadSejarah Kerajaan Demak Tahun 1527 Sunda Kelapa benar-benar sudah dikepung dari timur dan barat oleh Demak pertempuran terbuka segera pecah dengan sengitnya. setelah melalui pertarungan yang sengit pada 22 Jun 15 27 sunda kelapa pun jatuh ke tangan pasukan Demak. Fatahillah pun diangkat menjadi pemimpin pelabuhan yang kemudian diberi nama
Pancasila yang disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan dasar filsafat negara Republik Indonesia, menurut M.Yamin bahwa berdirinya negara kebangsaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan kerajaan-kerajaan yang ada, seperti kerajaan Kutai, Sriwijaya, Majapahit, Demak, sampai datangnya bangsa-bangsa lain ke Indonesia untuk
Pada tahun 1512, Kerajaan Demak di bawah pimpinan Pati Unus (Pangeran Sabrang Lor) dengan bantuan Kerajaan Aceh menyerang Portugis di Malaka. Namun, serbuan Demak tersebut mengalami kegagalan. Penyerangan dilakukan sekali lagi bersama Aceh dan Kerajaan Johor, tetapi tetap berhasil dipatahkan oleh Portugis. Jadi, Kerajaan Demak menyerang